Rupiah Makin Loyo Imbas Pengunduran Diri Gubernur BI, Hari Ini Tembus Rp18.083/USD

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:07 WIB
Terkait suksesi kepemimpinan di Bank Indonesia, menyerahkan sepenuhnya proses penunjukan pengganti Gubernur BI kepada mekanisme konstitusional dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, seraya meyakini bahwa pemerintah dan otoritas terkait akan menetapkan figur terbaik yang memiliki kredibilitas tinggi serta komitmen kuat terhadap stabilitas perekonomian nasional.

Kemudian lembaga pemeringkat S&P Global Ratings ikut merespons berita pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank Indonesia. Baca Juga: Media Asing Soroti Mundurnya Gubernur BI Perry Warjiyo, Uji Independensi Bank Indonesia



Sovereign Analyst di S&P Global Ratings, Rain Yin mengatakan, kepada outlet media Bloomberg bahwa ia menilai pengunduran diri Perry Warjiyo tidak berdampak langsung pada sovereign rating Indonesia, meski hal tersebut dapat berkontribusi pada peningkatan risiko terkait prospek kebijakan negara.

Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memprediksi bahwa mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan selanjutnya dan berpotensi ditutup melemah dalam rentang Rp17.960-Rp18.020 per dolar AS.

Sedangkan dari eksternal, yaitu berhentinya aksi saling serang antara AS dan Iran. Selain itu dilaporkan bahwa Presiden Donald Trump telah menghentikan rencana untuk meningkatkan operasi militer AS secara tajam di Iran setelah bertemu dengan para penasihat utama dan pejabat senior pemerintahannya.

"Keputusan tersebut didorong oleh menipisnya persediaan sistem pertahanan udara Pentagon," tulis Ibrahim dalam risetnya.

AS telah melancarkan serangan terhadap Iran selama 13 hari berturut-turut, sementara Teheran membalas dengan menargetkan pangkalan militer Amerika di negara-negara tetangga. Konflik bermula setelah Iran menyerang kapal-kapal komersial di dalam dan sekitar Selat Hormuz, yang menyebabkan runtuhnya kesepakatan damai sementara yang telah ditandatangani kedua belah pihak pada bulan Juni.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!