Airlangga Ikuti Sri Mulyani, Akui Ekonomi Indonesia Bakal Resesi

Rabu, 23 September 2020 - 14:49 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memperkirakan, ekonomi Indonesia bakal tetap tumbuh negatif hingga kuartal 4 tahun 2020. Foto/Dok Setkab
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memperkirakan, ekonomi Indonesia bakal tetap tumbuh negatif hingga kuartal 4 tahun 2020. Menurut kemungkinan terburuknya, pertumbuhan ekonomi nasional bisa mencapai minus 1%.

(Baca Juga: RI Pasti Resesi, Menkeu Sri Sebut Ekonomi Kuartal III Tembus Minus 2,9% )



Artinya dalam kuartal ketiga dan keempat, ekonomi Indonesia akan mengalami negatif yang secara teknis apabila dua kuartal secara beruntun terus negatif bisa disebut resesi . Hal ini seiring kontraksi perekonomian pada setiap negara selama masa pandemi Covid-19.

"Di kuartal kedua kita ketahui kita terkontraksi -5,32% , dan juga dibandingkan dengan berbagai negara relatif kontraksi kita tidak terlalu dalam," kata Airlangga dalam acara penyaluran KUR bagi UMKM mitra platform digital, Rabu (23/9/2020).

Menurut dia, pemerintah telah memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional bisa tetap tumbuh minus hingga kuartal 4 2020, yakni pada kisaran -1,1% sampai 0,2% .

"Pemerintah melihat tren di kuartal kedua ketiga tentunya akan menentukan kuartal keempat, dan range daripada pertumbuhan yang diperkirakan di kuartal 3 mulai dari -3 sampai -1," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!