Mentan SYL Pastikan Stok Beras Aman Sampai Akhir Tahun

Jum'at, 25 September 2020 - 19:15 WIB
"Musim panen biasanya harga turun dan kita harus intervensi. Kita harus mempersiapkan daya serap kita, tidak cukup hanya dengan Bulog, tapi dengan sinergi kementerian lain seperti BUMN," ucapnya. Baca Juga: Asyik! Pajak Mobil 0% Tinggal Nunggu ACC Sri Mulyani

Untuk perkembangan komoditas pertanian lain, seperti jagung, hortikultura, daging ayam dan telur telah sesuai target. Sedangkan dukungan pembiayaan bagi petani, selain dana APBN juga didukung pendampingan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp34,2 triliun.

Pihaknya optimistis KUR dapat meningkatkan inpur produksi, disamping mengurangi angka losses produksi, dari yang biasanya 9 -13 persen akan terminimalisir sampai di 3-4 persen.

"Saya harap Pak Menko (Airlangga) disiapkan dukungan KUR dengan insentif khusus untuk membeli alsintan satu provinsi Rp1 triliun. Traktor besar, penggilingan, RMU, penggilingan beras. Kami punya 186 penggilingan, 80% sudah ketinggalan zaman. Kalau ini diberikan dengan skala kredit dan ini berputar paling lambat setahun akan menghasilkan," ucapnya.

.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!