Gawat, Kejahatan Digital Perbankan Bakal Meningkat di 2021
Rabu, 30 September 2020 - 12:27 WIB
Kata dia, pemalsuan Identitas (55%) dan Pencurian Identitas (53%) masuk bersama-sama dengan money mule dalam jenis fraud dengan tingkat pertumbuhan tertinggi di Indonesia tahun ini. Melihat hal ini, institusi finansial di Indonesia disarankan untuk lebih menjaga keamanan digital nasabahnya.
(Baca Juga: Cegah Kejahatan di ATM, Bank Disarankan Sewa Hakcer untuk Mengetesnya )
"Kebutuhan untuk segera melakukan transisi dan mendukung adopsi layanan keuangan digital merupakan tantangan terbesar bagi institusi finansial di Indonesia," ungkapnya.
Sambung June menambahkan, saat ini intituisi finansial di Indonesia tengah memerangi penipuan dan serangan siber yang semakin rumit dan berkembang pesat. "Ini bersamaan dengan meningkatnya penggunaan internet," bebernya.
(Baca Juga: Cegah Kejahatan di ATM, Bank Disarankan Sewa Hakcer untuk Mengetesnya )
"Kebutuhan untuk segera melakukan transisi dan mendukung adopsi layanan keuangan digital merupakan tantangan terbesar bagi institusi finansial di Indonesia," ungkapnya.
Sambung June menambahkan, saat ini intituisi finansial di Indonesia tengah memerangi penipuan dan serangan siber yang semakin rumit dan berkembang pesat. "Ini bersamaan dengan meningkatnya penggunaan internet," bebernya.
(akr)
Lihat Juga :