Pandemi yang Memburuk Ancam Permintaan, Harga Minyak Dunia Anjlok Beruntun
Jum'at, 02 Oktober 2020 - 09:31 WIB
(Baca Juga: Harga Minyak Dunia Ambruk Saat Gelombang Kasus Baru Covid-19 Terus Bermunculan )
Produksi minyak mentah Libya telah meningkat lebih cepat dari yang diharapkan analis saat relaksasi blokade oleh Tentara Nasional Libya yang mencoba mengambil alih ibu kota dan terutama berbasis di bagian timur negara itu, di mana banyak fasilitas minyak berada.
Output minyak mentah dari Libya telah melonjak menjadi 270.000 bpd karena negara itu meningkatkan aktivitas ekspor, kata seorang sumber minyak Libya kepada Reuters. Di sisi lain kasus COVID-19 baru di seluruh dunia telah naik menjadi lebih dari 34 juta, hampir 2 juta lebih banyak daripada pada akhir pekan lalu.
Minggu ini menandai tonggak suram kematian dimana melebihi 1 juta dan beberapa negara memperketat pembatasan dan merenungkan penguncian saat infeksi meningkat. Kondisi ini mendorong kekhawatiran tentang dampak pada permintaan bahan bakar.
Produksi minyak mentah Libya telah meningkat lebih cepat dari yang diharapkan analis saat relaksasi blokade oleh Tentara Nasional Libya yang mencoba mengambil alih ibu kota dan terutama berbasis di bagian timur negara itu, di mana banyak fasilitas minyak berada.
Output minyak mentah dari Libya telah melonjak menjadi 270.000 bpd karena negara itu meningkatkan aktivitas ekspor, kata seorang sumber minyak Libya kepada Reuters. Di sisi lain kasus COVID-19 baru di seluruh dunia telah naik menjadi lebih dari 34 juta, hampir 2 juta lebih banyak daripada pada akhir pekan lalu.
Minggu ini menandai tonggak suram kematian dimana melebihi 1 juta dan beberapa negara memperketat pembatasan dan merenungkan penguncian saat infeksi meningkat. Kondisi ini mendorong kekhawatiran tentang dampak pada permintaan bahan bakar.
(akr)
Lihat Juga :