Mau Berkembang? Industri Halal Butuh Empat Amalan Strategis Ini
Jum'at, 02 Oktober 2020 - 21:52 WIB
Lalu langkah ketiga, memperkuat pembiayaan syariah melalui integrasi pembiayaan sosial syariah dengan pembiayaan komersial syariah. Keempat, mendorong digitalisasi, antara lain melalui pembentukan platform IKRA (Industri Kreatif Syariah Indonesia) yang sejak 2018 menampilkan produk halal yang berkualitas, serta meningkatkan kolaborasi untuk penyaluran pembiayaan syariah
"Hal tersebut dilaksanakan melalui kerja sama antara lembaga keuangan mikro syariah (Baitul Mal Wattamwil) dan perusahaan teknologi finansial syariah dengan menggunakan aplikasi ponsel pintar," jelas Sugeng.
Sugeng juga mengatakan bahwa pengembangan ekonomi syariah di Indonesia butuh pendekatan yang komprehensif dan integratif. Untuk itu, perlu ada upaya untuk menciptakan ekosistem halal di Indonesia.
"Dalam ekosistem halal, tentunya ada aktivitas pembayaran, pinjaman, dan pendanaan berbasis syariah. Semua memegang prinsip ekonomi syariah," ujar Sugeng. ( Baca juga:Tinjau Depo MRT, Wagub DKI Ingin Percepatan Pembangunan Fase II )
Dalam mendukung pengembangan ekosistem halal, Indonesia pada dasarnya sudah memiliki banyak elemen pendukung. Mulai dari jumlah penduduk padat yang mayoritas muslim, hingga sebaran unit bisnis pesantren.
"Hal tersebut dilaksanakan melalui kerja sama antara lembaga keuangan mikro syariah (Baitul Mal Wattamwil) dan perusahaan teknologi finansial syariah dengan menggunakan aplikasi ponsel pintar," jelas Sugeng.
Sugeng juga mengatakan bahwa pengembangan ekonomi syariah di Indonesia butuh pendekatan yang komprehensif dan integratif. Untuk itu, perlu ada upaya untuk menciptakan ekosistem halal di Indonesia.
"Dalam ekosistem halal, tentunya ada aktivitas pembayaran, pinjaman, dan pendanaan berbasis syariah. Semua memegang prinsip ekonomi syariah," ujar Sugeng. ( Baca juga:Tinjau Depo MRT, Wagub DKI Ingin Percepatan Pembangunan Fase II )
Dalam mendukung pengembangan ekosistem halal, Indonesia pada dasarnya sudah memiliki banyak elemen pendukung. Mulai dari jumlah penduduk padat yang mayoritas muslim, hingga sebaran unit bisnis pesantren.
Lihat Juga :