Bank DKI Ajarkan Sampah Aja Bisa Jadi Duit Lewat Komunitas JakOne Artri

Selasa, 06 Oktober 2020 - 20:33 WIB
Wujudkan kepedulian terhadap lingkungan, Bank DKI mengembangkan aplikasi Komunitas JakOne Artri, kolaborasi bersama dengan mitra PT Mountrash Avatar Indonesia. Foto/Dok
JAKARTA - Wujudkan kepedulian terhadap lingkungan, Bank DKI mengembangkan aplikasi Komunitas JakOne Artri, kolaborasi bersama dengan mitra PT Mountrash Avatar Indonesia. Komunitas JakOne Artri bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan .

Dalam hal ini pengelolaan sampah yang masih bisa memberikan nilai ekonomi melalui aktifitas R3 (Reduce, Reuse, dan Recycle) didukung dengan aplikasi yang modern.



“Aplikasi ini memfasilitasi Komunitas JakOne Artri yang terdiri dari warga pemilah, pengepul dan pengusaha sampah yang memiliki kepedulian akan kelestarian lingkungan melalui aktifitas R3 (Reduce, reuse, Recycle) untuk menambah penghasilan," demikian disampaikan Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.

(Baca Juga: Warga Jakarta Engga Perlu Repot Bayar Pajak, Bank DKI Gandeng Gopay )

Sebagai informasi, alur kegiatan komunitas JakOne Artri diawali dengan memilah sampah (botol, gelas plastik, kertas dan lain sebagainya) oleh warga, selanjutnya dibawa ke tempat Pengepul Sampah (Mountrash Point) untuk ditimbang dan didata sesuai kategori menggunakan aplikasi JakOne Artri, setelah didata warga akan mendapatkan uang hasil penjualan sampah secara non-tunai melalui aplikasi JakOne Artri.

Setelah sampah terkumpul, pengepul Sampah akan mengirim notifikasi atau meminta pihak Pengusaha Sampah (Mountrash Collection Point) untuk mengambil sampah tersebut. Disini sampah akan ditimbang kembali, untuk kemudian hasilnya akan dibayarkan kepada pengepul sampah via aplikasi JakOne Artri secara non-tunai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!