Menyambut Bonus Demografi, Anak Muda Milenial Dirangkul Garap Sektor Pertanian

Minggu, 11 Oktober 2020 - 18:58 WIB
Komposisi ini kata Stalino Saerang, diharapkan dapat mengoptimalkan proses transfer knowledge antar generasi. Generasi muda dapat mengenalkan teknologi pertanian kepada yang tua, kemudian yang tua dapat mewariskan pengalaman kepada generasi muda.

"Dengan demikian, generasi muda dapat menerima tongkat estafet pertanian dengan baik, sehingga kita optimis Ketahanan Pangan di masa depan dapat terwujud secara bertahap," ucap Stalino Saerang.

(Baca Juga: Kebal dari Serangan Covid-19, Saatnya Berpaling ke Sektor Pertanian )

Lebih lanjut, Stalino Saerang yang juga aktif di kepengurusan organisasi pemuda FKPPI (Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan Indonesia) itu mengatakan, bahwa salah satu strategi NKV dalam meningkatkan peran milenial adalah merekrut generasi muda lulusan Sekolah Pertanian, dengan tujuan petani muda tersebut dapat saling berbagi ilmu antar pekerja dan masyarakat sekitar.

"NKV, yaitu lahan yang dikelola swasta tidak hanya berjalan sendiri, akan tetapi turut membantu komunitas masyarakat sebagai upaya pendampingan, seperti membuat kelompok pertanian (Poktan), pemberian pupuk kompos, serta pemberian bibit. Ke depannya, NKV akan terus berinovasi untuk kemajuan sektor pertanian melalui sinergi petani antar generasi," tandas Stalino Saerang.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!