Sebut Resesi Jangan Disia-siakan, Ekonom Nilai Kemenkeu Optimis Berlebihan
Senin, 12 Oktober 2020 - 19:50 WIB
Dia mengatakan, di tahun 1998 dan 2008, UMKM bisa jadi penyelamat ekonomi sementara di 2020 kondisinya justru mendapatkan tekanan dari penurunan daya beli. Jadi, kata Bhima, pemerintah harus memiliki empati dengan memperbesar stimulus untuk UMKM.
Dia mencontohkan, 87% UMKM belum tersambung ke dalam ekosistem digital dan jadi tugas pemerintah ungtuk memastikan sektor usaha yang paling kecil ini tak tertinggal dari booming ekonomi digital.
(Baca Juga: 5 Peluang Bisnis Ini Mampu Tahan Resesi)
"No one left behind harusnya bukan sekedar slogan. Kemudian komitmen untuk melakukan percepatan transformasi ekonomi dengan kemandirian pangan juga dicedrai oleh UU Cipta Kerja," ungkap dia.
Menurut Bhima, saat ini pemerintah hanya sibuk membangun food estate, namun di bagian lain UU Cipta Kerja yang baru disahkan menurutnya mempermudah impor masuk ke Indonesia. "Ini kontradiktif," cetusnya.
Dia mencontohkan, 87% UMKM belum tersambung ke dalam ekosistem digital dan jadi tugas pemerintah ungtuk memastikan sektor usaha yang paling kecil ini tak tertinggal dari booming ekonomi digital.
(Baca Juga: 5 Peluang Bisnis Ini Mampu Tahan Resesi)
"No one left behind harusnya bukan sekedar slogan. Kemudian komitmen untuk melakukan percepatan transformasi ekonomi dengan kemandirian pangan juga dicedrai oleh UU Cipta Kerja," ungkap dia.
Menurut Bhima, saat ini pemerintah hanya sibuk membangun food estate, namun di bagian lain UU Cipta Kerja yang baru disahkan menurutnya mempermudah impor masuk ke Indonesia. "Ini kontradiktif," cetusnya.
(fai)
Lihat Juga :