IMF Proyeksi Ekonomi RI Hanya 0,5% di 2020

Rabu, 15 April 2020 - 17:49 WIB
Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diprediksi anjlok tersebut juga sejalan dengan proyeksi ekonomi global, yang bahkan mengalami resesi atau minus 3% di tahun ini. "Proyeksi ini jauh lebih buruk dibandingkan krisis keuangan global 2008-2009, bahkan terburuk sejak 1930," katanya.

Lalu untuk negara berkembang di Asia diproyeksikan menjadi satu-satunya wilayah dengan tingkat pertumbuhan positif pada tahun 2020 sebesar 1,0% , 5 persentase poin di bawah rata-rata pertumbuhan pada dekade sebelumnya.

Indikator ekonomi China seperti produksi industri, penjualan ritel, dan investasi aset tetap menunjukkan kontraksi dalam kegiatan ekonomi pada kuartal pertama bisa sekitar 8% secara tahunan. Adapun recovernya diprediksi baru akan terjadi pada tahun 2021, namun persentasenya masih akan cukup rendah.

"Pertumbuhan global diperkirakan akan pulih ke 5,8% pada 2021, mencerminkan normalisasi kegiatan ekonomi dari tingkat yang sangat rendah. Tahun depan, kelompok ekonomi maju diperkirakan tumbuh 4,5%, sementara pertumbuhan untuk pasar negara berkembang dan kelompok ekonomi berkembang diperkirakan 6,6%," bebernya.
(ant)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!