Petani Disebut Tidak Kebagian Seperser Pun Dana PEN Rp695,2 T
Jum'at, 16 Oktober 2020 - 15:28 WIB
"Memang ada upaya sporadis dari Kementerian Pertanian dan pemerintah daerah tetapi sangat sporadis dan tidak terstruktur. Itulah kenapa dalam tiga bulan berturut-turut kta mengalami deflasi yang disumbang oleh harga barang yang bergejolak atau volatile foods, produk ternak, dan hortikultura," jelasnya.
(Baca Juga: Kebal dari Serangan Covid-19, Saatnya Berpaling ke Sektor Pertanian )
Guru Besar Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) Dwi Andreas Santosa mengatakan, sektor pertanian masih mampu tumbuh positif sebesar 16,24% (q-to-q) dan 2,19% (yoy) pada kuartal II/2020 meskipun pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami kontraksi sebesar 5,32%.
"Walaupun sektor pertanian masih positif tapi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya itu turun juga. Data dari tahun ke tahun juga menunjukkan jumlah pekerja di sektor pertanian terus mengalami penurunan," tuturnya.
(Baca Juga: Kebal dari Serangan Covid-19, Saatnya Berpaling ke Sektor Pertanian )
Guru Besar Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) Dwi Andreas Santosa mengatakan, sektor pertanian masih mampu tumbuh positif sebesar 16,24% (q-to-q) dan 2,19% (yoy) pada kuartal II/2020 meskipun pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami kontraksi sebesar 5,32%.
"Walaupun sektor pertanian masih positif tapi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya itu turun juga. Data dari tahun ke tahun juga menunjukkan jumlah pekerja di sektor pertanian terus mengalami penurunan," tuturnya.
(akr)
Lihat Juga :