Produsen Kereta Jepang Tak Tertarik Lagi dengan Proyek MRT

Senin, 19 Oktober 2020 - 15:20 WIB
"Maka itu target memulai tender ditetapkan pada Desember 2020," jelas dia.

Sementara itu, Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta Silvia Halim mengatakan, ada sederet alasan para produsen kereta Jepang tak tertarik dengan tawaran MRT Jakarta.

"Jadi beberapa contoh proyek yang diquote oleh para trade maker atau manufaktur waktu kita melakukan market sounding atau briefing itu adalah Tokyo Olympic 2020. Maka itu mereka masih sibuk dengan itu pada saat kita masuk," ungkap dia.

Lalu, lanjut dia, ada banyak proyek lain yang dikerjakan perusahaan Jepang di luar Indonesia. Misalnya di Manila, Filipina, yang melakukan pesanan kereta berjumlah 300 ratus. ( Baca juga:Minta Ada Pelatihan Treatment Vaksin COVID-19, Jokowi: Ini Bukan Barang Gampang )

"Dan juga ada beberapa proyek dan pemesanan dari Amerika Serikat (AS). Itu baru sebagian yang saya sebutkan, itu membuat market Jepang occupied, dan ditambah lagi order kita yang kecillah dibanding dengan order-ordernya mereka," tandas dia.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!