Tak Peduli Corona, Berburu Cuan di Pasar Saham Tetap Ramai

Selasa, 20 Oktober 2020 - 17:45 WIB
Menurut dia pandemi yang berlangsung sejak akhir 2019 tersebut tidak hanya berupa krisis kesehatan, namun telah menjelma menjadi krisis ekonomi di seluruh dunia. Aktivitas ekonomi baik di sektor keuangan maupun riil, mengalami kontraksi dipengaruhi baik dari sisi konsumsi maupun produksi. Pembatasan aktivitas masyarakat berpengaruh pada aktivitas bisnis yang berimbas pada perekonomian secara luas. "Purchasing manager index (PMI) manufatur Indonesia, berada pada zona kontraksi sejak Maret dan sempat turun ke level terendah sepanjang sejarah," ungkap Hoesen.

Baca Juga: Sempat Nyungsep, Pasar Modal RI Masih Unggul Dibandingkan Negara Tetangga

Dia menandaskan perusahaan yang telah mendapatkan pernyataan efektif untuk melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) di 2020 telah mencapai 45 emiten, baik saham maupun efek bersifat utang dan sukuk, dengan total nilai emisi Rp7,1 triliun. "Penambahan jumlah emiten tersebut juga merupakan yang tertinggi jika dibandingkan dengan seluruh negara di kawasan ASEAN," tandasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!