Apakah Saldo Uang Elektronik Bisa Dijamin LPS? Simak Penjelasannya

Rabu, 21 Oktober 2020 - 22:48 WIB
Dia menjelaskan, penggunaan uang elektronik hampir setara dengan penggunaan atau transaksi di ATM. Bahkan, potensinya bisa jauh lebih besar.

"Sampai saat ini ada sekitar 51 penerbit uang elektronik, baik oleh bank, lalu ada 15 yang mendirikan, kemudian 35 non bank yang mendirikan. Transaksi uang elektronik hampir menyamai penggunaan ATM dan ini bisa berlangsung terus ke depannya," ungkap dia.

(Baca juga: Naik 34%, Transaksi Uang Elektronik Kian Diminati Publik )

Sedangkan untuk meningkatkan keamanan uang elektronik meski belum dijamin LPS, ada peraturan dari Bank Indonesia (BI) yang mewajibkan penerbit uang elektronik menyimpan sekitar maksimal 70% dari total dana penerimaan uang elektronik (dana float) di Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) IV, Surat Berharga Negara (SBN), hingga Sertifikat BI (SBI).

"Tapi apabila lembaga pengawas perbankan nantinya akan memasukkan saldo uang elektronik dalam kategori tabungan, maka LPS dapat menjaminnya," tandas dia.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!