Ini 4 Fakta Menarik di Balik BUMN Pengganti Jiwasraya

Kamis, 22 Oktober 2020 - 11:31 WIB
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Kementerian BUMN telah resmi menetapkan Indonesia Financial Group (IFG) sebagai holding BUMN perasuransian dan penjaminan BUMN. Sebagai holding, IFG diyakini mampu menghadirkan perubahan di bidang keuangan, khususnya asuransi, investasi, dan penjaminan.

"IFG akan menjadi salah satu solusi terdepan dan terpercaya untuk meningkatkan stabilitas dan inklusi keuangan nasional, memperkuat daya saing di sektor asuransi dan penjaminan, serta memperkuat fungsi investasi dalam ekosistem asuransi nasional, terutama di dalam BUMN,” ujar Robertus BiIlitea, Direktur Utama IFG, dikutip pada Kamis (22/10/2020). ( Baca juga:Buwas Tetap Bertengger di Bulog, karena Keberanian dan Kebijakannya? )



Ada sejumlah fakta terkait pembentukan IFG sebagai perseroan pelat merah yang fokus pada sektor asuransi dan penjaminan.

1. Pengganti PT Asuransi Jiwasraya (Persero)

Pada Juni 2020 lalu, Menteri BUMN Erick Thohir melontarkan pernyataan bahwa pihaknya akan membubarkan Jiwasraya karena mengalami persoalan likuiditas. Pasalnya, asuransi jiwa tertua di Indonesia itu mengalami tekanan likuiditas sehingga ekuitas perseroan tercatat negatif Rp23,92 triliun pada September 2019.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!