Ternyata Oh Ternyata, Ini Biang Kerok Penyaluran Dana PEN di BPD Belum Maksimal
Minggu, 25 Oktober 2020 - 20:28 WIB
“Di akhir minggu ke-2 bulan Oktober 2020 sudah menyatakan, bahwa dana PEN beserta leverage penyalurannya menjadi sebesar Rp5 triliun tersebut, sudah tersalurkan sepenuhnya ke berbagai sektor usaha. Antara lain konstruksi, perdagangan besar eceran dan khususnya segmen UMKM dan konsumer,” ungkapnya.
Sementara untuk BPD lainnya, dia mengatakan, bahwa penyaluran masih terus berlangsung. Sehingga diakuinya penyaluran masih belum maksimal.
“Jika dilihat timing penempatan dana PEN oleh Kementerian Keuangan dibandingkan penyaluran dana ke masyarakat dalam bentuk pinjaman kredit, waktu penyaluran sampai saat ini masih reasonable penyaluran belum sepenuhnya maksimal dilakukan. Ini karena baru sekitar kurang lebih dua bulan,” jelasnya.
(Baca Juga: Waktunya Sempit, Titipan Uang Pemerintah ke BPD Baru Disalurkan Rp1,58 Triliun )
Namun dia tidak memungkiri adanya beberapa kendala penyaluran kredit BPD kepada masyarakat. Di antaranya masih adanya keraguan bagi BPD untuk menyalurkan pembiayaan kredit atas dana PEN.
Sementara untuk BPD lainnya, dia mengatakan, bahwa penyaluran masih terus berlangsung. Sehingga diakuinya penyaluran masih belum maksimal.
“Jika dilihat timing penempatan dana PEN oleh Kementerian Keuangan dibandingkan penyaluran dana ke masyarakat dalam bentuk pinjaman kredit, waktu penyaluran sampai saat ini masih reasonable penyaluran belum sepenuhnya maksimal dilakukan. Ini karena baru sekitar kurang lebih dua bulan,” jelasnya.
(Baca Juga: Waktunya Sempit, Titipan Uang Pemerintah ke BPD Baru Disalurkan Rp1,58 Triliun )
Namun dia tidak memungkiri adanya beberapa kendala penyaluran kredit BPD kepada masyarakat. Di antaranya masih adanya keraguan bagi BPD untuk menyalurkan pembiayaan kredit atas dana PEN.
Lihat Juga :