Minat Berlibur Minim, Konsumsi Masyarakat Bakal Stagnan
Senin, 26 Oktober 2020 - 08:35 WIB
Seperti diketahui, pemerintah menetapkan masa libur dan cuti bersama per tanggal 28 Oktober hingga 1 November 2020. Kemenhub sendiri mengantisipasi kemungkinan melonjaknya arus transportasi memasuki masa libur panjang di akhir bulan ini. Antisipasi dilakukan dengan berkoordinasi bersama kepolisian, operator maupun pihak terkait sektor transportasi.
“Kita tidak ingin ada penularan Covid-19 gelombang kedua karena potensinya juga besar terjadinya penularan pada saat perjalanan,” kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. (Baca juga: Kemenag Bekali guru RA Keterampilan Psikososial di Masa Pandemi)
Dia menambahkan, akan ada peningkatan arus perjalanan di semua sektor transportasi dengan persentase 20%. “Saya ingatkan semua operator transportasi harus siap sedia dengan syarat dan protokol kesehatan yang berlaku,” tandasnya.
Konsumsi Masyarakat
Akibat minimnya minat masyarakat untuk berlibur, ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira memprediksi libur panjang pada minggu terakhir Oktober 2020 ini tidak akan terlalu berdampak pada kenaikan konsumsi rumah tangga alias stagnan.
“Kita tidak ingin ada penularan Covid-19 gelombang kedua karena potensinya juga besar terjadinya penularan pada saat perjalanan,” kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. (Baca juga: Kemenag Bekali guru RA Keterampilan Psikososial di Masa Pandemi)
Dia menambahkan, akan ada peningkatan arus perjalanan di semua sektor transportasi dengan persentase 20%. “Saya ingatkan semua operator transportasi harus siap sedia dengan syarat dan protokol kesehatan yang berlaku,” tandasnya.
Konsumsi Masyarakat
Akibat minimnya minat masyarakat untuk berlibur, ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira memprediksi libur panjang pada minggu terakhir Oktober 2020 ini tidak akan terlalu berdampak pada kenaikan konsumsi rumah tangga alias stagnan.
Lihat Juga :