Menteri Teten Beberkan Cara Efektif Bikin Bisnis Model yang Unggul

Kamis, 29 Oktober 2020 - 04:22 WIB
"Inkubator bisnis biasanya memberikan program kepada pengusaha pemula untuk mempercepat keberhasilan pengembangan bisnis melalui rangkaian program permodalan yang diikuti oleh dukungan kemitraan atau pembinaan elemen bisnis lainnya dengan tujuan menjadikan usaha tersebut menjadi perusahaan yang profitable, memiliki pengelolaan organisasi dan keuangan yang benar, serta menjadi perusahaan yang sustainable, hingga akhirnya memiliki dampak positif bagi masyarakat," bebernya.

Dia menyebut selain melalui inkubator, UMKM unggul juga bisa dilahirkan dari kampus-kampus dimana anak muda saat ini banyak yang berwirausaha atau menjadi entrepreneur. Apalagi saat ini Indonesia sangat membutuhkan munculnya wirausaha wirausaha baru mengingat syarat menjadi negara maju dalam satu negara setidaknya ada 4 persen wirausaha.

(Baca Juga: Pelaku UMKM Harus Tahan Banting di Masa Pandemi, Nih Teten Kasih Contoh )

Sementara rasio wirausaha Indonesia masih 3,74% , atau di bawah beberapa negara sekitar semisal Malaysia (mendekati 5% ) atau Thailand yang sudah 8%. Dia menjelaskan, UU Ciptaker pada dasarnya mendorong penciptakan lapangan kerja yang lebih luas terlebih saat ini ada sekitar 6,9 juta pengangguran, ditambah 3 juta pekerja yang terdampak Pandemi, dan angkatan kerja baru sebanyak 3 juta.

"Jadi tiap tahun harus disediakan lapangan kerja sebanyak 13 juta. "Dengan asumsi pertumbuhan ekonomi 5 persen pertahun pun itu tidak akan cukup besar menampung angkatan kerja yang ada. Karena itu wirausaha, UMKM adalah jawabannya,"pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!