Kejar Target Lifting 1 Juta Bph, Ini Strategi Menteri Arifin

Rabu, 04 November 2020 - 14:59 WIB
"Ini menjadi jalan bagi kita mengatasi keterbatasan sumber daya migas di Indonesia sehigga mampu mengurangi ketergantungan terhadap impor migas," tegas Arifin.

Upaya selanjutnya bisa dilakukan dengan penerapan tekonologi Enhanced Oil Recovery (EOR). Metode ini dinilai paling eksploitatif dalam membantu mengoptimalkan kinerja sumur-sumur tua. Selain itu, Kementerian ESDM akan menggenjot pembangunan kapasitas kilang di Indonesia.

"Ada empat proyek pengembangan kilang (RDMP) dan satu pembangunan kilang baru dengan target penyelesaian pada tahun 2027," jelas Arifin.

(Baca Juga: Ini Dia Enam Jurus SKK Migas Jaga Capaian Lifting Migas 2020)

Adapula penerapan kebijakan terkait fleksibilitas kontrak migas. Pemerintah telah membuka peluang bagi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk bebas memilih skema kontrak bagi hasil PSC Cost Recovery dan PSC Gross Split. "Pemilihan tersebut menyesuaikan dengan kondisi lapangan migas yang dikerjakan," ungkapnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!