Ekonomi Indonesia Disebut-sebut Sudah Masuk Jurang Resesi, Pengamat: Cuma Stempel

Kamis, 05 November 2020 - 08:16 WIB
Perbaikan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III tahun ini karena didorong oleh pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah wilayah. Kontraksi juga secara perlahan dipulihkan oleh jaring pengaman sosial yang merupakan salah satu program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Akibatnya, daya atau tingkat konsumsi masyarakat bisa tidak menurun signifikan.

"Pertumbuhan ekonomi pada triliun III sedikit membaik, disupport oleh pelonggaran PSBB dan juga dengan mulai mengalir berbagai bantuan sosial pemerintah. Pelonggaran PSBB dan adanya berbagai bantuan tersebut membantu menahan penurunan konsumsi masyarakat," kata dia.

(Baca Juga: RI Mau Resesi, Pemerintah Minta 'Bantuan' Rp1.000 Triliun Swasta )

Piter menegaskan, pertumbuhan ekonomi secara mayoritas dipengaruhi oleh pandemi Covid-19. Karena itu, bila penanganan Covid-19 tidak dilakukan secara maksimal dan hati-hati, maka dikhawatirkan kontraksi serupa terjadi pada kuartal berikutnya.

"Saya tidak mengatakan triliun III bisa menjadi landasan untuk triliun IV (2020), karena pertumbuhan ekonomi sepenuhnya dipengaruhi oleh pandemi. Meskipun triwulan III membaik tapi kalau pandemi-nya memburuk dan memaksa pengetatan PSBB, maka pada triwulan IV pertumbuhan ekonomi akan kembali menurun," ujar dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!