Menperin Optimistis Industri Bisa Pulih Lebih Cepat

Jum'at, 06 November 2020 - 03:00 WIB
Baca Juga: Jutaan Brondong Mendadak di PHK, Airlangga: Kita Carikan Solusi

Pertumbuhan sektor ini didukung oleh peningkatan produksi obat-obatan, multivitamin dan suplemen untuk memenuhi permintaan domestik dalam menghadapi wabah Covid-19. Sementara itu, industri pengolahan masih konsisten memberikan kontribusi paling besar pada struktur produk domestik bruto (PDB) nasional sepanjang triwulan III tahun 2020 dengan mencapai 19,86%.

“Optimisme recovery yang lebih cepat di sektor industri pengolahan seiring dengan semakin disiplinnya masyarakat dalam upaya pencegahan virus Covid-19, yang terlihat juga dari jumlah kasus aktif yang terus menurun,” papar Agus.

Kinerja gemilang lainnya dari sektor industri, yakni realisasi nilai investasi yang naik 37% secara tahunan (y-on-y). Sepanjang Januari-September 2020, penanaman modal sektor industri di tanah air mencapai Rp201,9 triliun atau naik dibanding pada periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp147,3 triliun.

Di samping itu, nilai ekspor sektor industri pada Januari-September 2020 menembus USD94,36 miliar dan menghasilkan neraca surplus sebesar USD8,8 miliar. Tiga sektor yang menyumbang devisa terbesar, yaitu industri makanan (USD21,31 miliar), industri logam dasar (USD16,96 miliar), serta industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia (USD9 miliar).
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!