Pilpres AS Berujung Sengketa, Waspadai Aksi Ambil Untung

Minggu, 08 November 2020 - 09:29 WIB
"Pelaku pasar sangat memperhatikan pemilihan presiden karena mempengaruhi kebijakan Amerika Serikat ke depannya," kata Analis Saham Hans Kwee di Jakarta, Minggu (8/11/2020).

Potensi sengketa pemilu sangat mungkin terjadi. Hal ini tidak lepas dari metode pemilihan umum yang dilakukan, dimana diizinkannya penggunaan pos untuk mengirim surat suara.

Pendukung Demokrat lebih taat protokol kesehatan sehingga banyak megirim surat suara via pos, sedangkan pendukung Republik banyak datang ke tempat pengambilan suara.

(Baca juga: Joe Biden Menangi Pilpres AS, AHY: Semangat Baru Partai Demokrat )

"Oleh karena itu di awal perhitungan di beberapa Negara bagian yang mengalami pertarungan berat diawal perhitungan suara Republik mampu memang, tetapi setelah surat suara dari pos dihitung keadaan mulai berbalik. Belum lagi di Negara bagian yang sangat ketat ini selisih suara kedua partai cukup ketat sehingga menimbulkan risiko diperdebatkan," beber dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!