Sudah Rp176 Triliun Dikucurkan Buat Bansos tapi Konsumsi Tetap Minus, Kok Bisa?

Selasa, 10 November 2020 - 01:38 WIB
Menurut Eko, ketidakefektifan program ini banyak disebabkan ketidaktepatan sasaran, administrasi untuk verifikasi sasaran yang tidak mendukung, besaran bantuan yang tidak memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat, jenis bantuan yang tidak memberdayakan usaha mikro dan kecil di tengah masyarakat, hingga penggunaan bantuan sosial untuk yang tidak semestinya.

Adapun konsumsi masyarakat kelas menengah memang turun yang ditunjukkan belanja non makanan dan minuman yang tetap negatif, baik untuk pakaian, alas kaki dan jasa perawatannya, transportasi dan komunikasi, restoran dan hotel.

Selain itu beralihnya konsumsi masyarakat kelas menengah ke simpanan di perbankan akan menjadikan ekonomi tidak berputar secara optimal.

(Baca juga: Pengguna Internet Setengah Lebih Populasi Dunia, Umat Manusia Makin Terikat )

"Penting untuk meyakinkan kepada mereka bahwa belanja pada kebutuhan kebutuhan tersebut akan menggerakkan perekonomian kembali," ungkap dia.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!