Pertanian Tak Boleh Berhenti, BPPSDMP Kementan Bahas Implementasi Closed Loop

Sabtu, 09 Mei 2020 - 21:11 WIB
Ia pun mengingatkan seluruh jajarannya agar bersinergi dengan instansi terkait di era disrupsi akibat pandemi Covid-19. Dedi menilai bersinergi adalah sebuah solusi.

FGD dihadiri oleh para Duta Petani Milenial (DPM) dan Duta Petani Andalan (DPA) Nasional. Hadir pula para Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan), Direktur Politeknik Enjinering Pertanian Indonesia (PEPI), dan Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP).

Kementan mengundang Ketua Kompartemen Hortikultura Kadin Karen Tambayong, dan Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Perdagangan dan Hubungan Internasional Banun Harpini sebagai narasumber.

Selain itu, narasumber juga didatangkan dari pihak swasta antara lain PT East West Seed, PT Ranko, PT Pupuk Kujang, serta Pasar Komoditi Nasional (Paskomnas) Indonesia. FGD dimoderatori Kepala Pusat Pendidikan Pertanian Idha Widi Arsanti.

"Closed loop agribusiness menjadi jembatan untuk petani dan pasar sehingga suplai lebih maksimal dan produk atau harga menjadi stabil," ujar Ketua Kompartemen Hortikultura Kadin, Karen Tambayong.

Ada sebuah action model pada closed loop yang bisa direplika dimana saja. Ia mengungkapkan bahwa kuncinya adalah sinergi antara BUMN dengan swasta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!