Dihajar Corona, Begini Tips Agar Bisnis Modal Ventura Tetap Langgeng

Rabu, 11 November 2020 - 11:54 WIB
Artinya, hal ini sejalan dengan semakin baiknya perkembangan industri startup dan digital di tanah air. Berdasarkan penelitian dari INSEAD pada September 2019 menunjukan bahwa pada tahun 2018 hanya tujuh dari 131 startup di ASEAN yang berhasil melakukan divestasi melalui skema IPO. Kajian tersebut juga memperkirakan bahwa pada 2020 jumlah startup yang melakukan divestasi melalui skema IPO masih lebih sedikit dibanding dengan startup yang memilih divestasi dengan skema merger dan akuisisi.

Baca Juga: BRI Ventures Jadi Pionir Dana Ventura UMKM Rintisan Digital

Direktur BRI Danareksa Sekuritas Boumediene Sihombing menyatakan bahwa saat ini para pengusaha ataupun startup founder lebih berfokus kepada operasional bisnis. Bahkan terkadang, aspek hukum dan regulasi dari proses IPO yang membuat niat mereka berhenti untuk go public. "Makanya, BRI Danareksa Sekuritas berkomitmen untuk membantu para pengusaha maupun startup founder dalam hal proses IPO seperti penjaminan emisi efek, layanan perantara pedagang efek dan penasihat keuangan untuk perusahaan-perusahaan yang berencana melakukan proses go public, sehingga para pengusaha dan startup founder dapat lebih berfokus kepada hal-hal yang lebih penting seperti pengembangan bisnis," pungkas dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!