Jokowi Mengakui Kontribusi Fintech, Penyaluran Pinjaman Capai Rp9,87 Triliun
Rabu, 11 November 2020 - 15:43 WIB
Namun, Idonesia masih punya pekerjaan rumah besar untuk pengembangan teknologi finansial. Mengingat indeks inklusi keuangan di Indonesia masih tertinggal dibandingkan beberapa negara lain di Asia. "Kontribusi kita masih rendah," jelasnya.
(Baca Juga: Pinjaman Online Aman, Nih Daftar Lengkap 155 Fintech Berizin )
Meski begitu Jokowi mengingatkan perkembangan teknologi di sektor keuangan juga menimbulkan beberapa potensi risiko. Antara lain, risiko kejahatan cyber, misinformasi, dan transaksi error, serta penyalahgunaan data pribadi.
Risiko tersebut ditambah regulasi sektor keuangan non bank yang tidak seketat regulasi perbankan. Oleh karena itu pelaku industri fintech diminta memperkuat tata kelola yang lebih baik dan akuntabel serta memitigasi berbagai risiko yang muncul.
(Baca Juga: Pinjaman Online Aman, Nih Daftar Lengkap 155 Fintech Berizin )
Meski begitu Jokowi mengingatkan perkembangan teknologi di sektor keuangan juga menimbulkan beberapa potensi risiko. Antara lain, risiko kejahatan cyber, misinformasi, dan transaksi error, serta penyalahgunaan data pribadi.
Risiko tersebut ditambah regulasi sektor keuangan non bank yang tidak seketat regulasi perbankan. Oleh karena itu pelaku industri fintech diminta memperkuat tata kelola yang lebih baik dan akuntabel serta memitigasi berbagai risiko yang muncul.
(akr)
Lihat Juga :