Bedanya Krismon dengan Krisis Ekonomi Efek Pandemi, Ini Penjelasan Wapres
Kamis, 19 November 2020 - 09:54 WIB
Ma’ruf menjelaskan, pelambatan ekonomi di sektor rumah tangga ini, kemudian berdampak pada sektor korporasi. Sehingga terjadi pengurangan aktivitas produksi dan investasi yang berimbas pada pengurangan tenaga kerja.
"Dampaknya makin berat karena daya beli masyarakat juga akan berkurang sehingga pelambatan ekonomi tidak bisa dihindari. Inilah yang mengakibatkan terjadinya krisis di sektor riil,” jelasnya.
(baca juga: Cerita Dilema Sri Mulyani Hadapi Krisis Ekonomi RI di Tengah Pandemi )
Oleh karena itu, Wapres mengingatkan bahwa krisis di sektor riil ini perlu ditangani dengan sungguh-sungguh. Sehingga krisis yang terjadi di sektor ril ini tidak menular ke finansial.
“Bila terjadi krisis ganda, yakni krisis di sektor riil dan krisis di sektor finansial, maka pemulihan akan menjadi lebih panjang,” kata Ma’ruf.
"Dampaknya makin berat karena daya beli masyarakat juga akan berkurang sehingga pelambatan ekonomi tidak bisa dihindari. Inilah yang mengakibatkan terjadinya krisis di sektor riil,” jelasnya.
(baca juga: Cerita Dilema Sri Mulyani Hadapi Krisis Ekonomi RI di Tengah Pandemi )
Oleh karena itu, Wapres mengingatkan bahwa krisis di sektor riil ini perlu ditangani dengan sungguh-sungguh. Sehingga krisis yang terjadi di sektor ril ini tidak menular ke finansial.
“Bila terjadi krisis ganda, yakni krisis di sektor riil dan krisis di sektor finansial, maka pemulihan akan menjadi lebih panjang,” kata Ma’ruf.
(ind)
Lihat Juga :