Dampak Pandemi Covid-19, Perusahaan Harus Bisa Mengubah Model Bisnisnya

Sabtu, 21 November 2020 - 09:11 WIB
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) telah melewati 25 tahun dual listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan New York Stock Exchange (NYSE). Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan selama 25 tahun terakhir, saham Telkom mampu memberikan kapitalisasi pasar yang terus tumbuh hingga sekitar 12 kali lipat serta telah dua kali stock split, yakni di tahun 2004 dan 2013. (Baca juga: Januari 2021, Sekolah Boleh Gelar Tatap Muka)

“Menjadi perusahaan duallisting menunjukkan komitmen kami pada kepatuhan terhadap aturan dan perundangan yang berlaku sesuai dengan semangat good corporate governance yang sekaligus juga menunjukkan kredibilitas sebagai perusahaan publik,” kata Ririek.

Pada 14 November 1995, Telkom melakukan penawaran saham perdananya ke publik atau initial public offering (IPO) tidak hanya di bursa Indonesia, tetapi juga bursa internasional di Amerika Serikat. Dengan ini Telkom berhasil membuktikan diri sebagai perusahaan dengan kinerja baik dan berkesinambungan dengan memenuhi standar internasional. (Heru Febrianto)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!