Mengharukan, 12 Ribu Karyawan yang akan di PHK Membuat Video untuk Maskapai Penerbangan Ini

Senin, 11 Mei 2020 - 15:06 WIB
Gelombang PHK di British Airways
JAKARTA - Senja kala industri penerbangan dunia, tampaknya bukan hanya sebatas prediksi tapi memang sudah benar-benar terjadi. Kemaren melalui laman Youtube, karyawan yang akan di PHK British Airways membuat video perpisahan untuk maskapai maskapai penerbangan asal Inggris itu. Video ini dibuat setelah pada akhir April lalu, British Airways berencana akan mem-PHK 12 ribu karyawannya.

Baru kurang lebih sehari ditayangkan video yang berdurasi sekitar 3 menit itu menjadi viral. Sudah ditonton oleh sekitar 249 ribu kali . Dalam video bertajuk A Massage to British Airways form its Staff ini ditampilkan bagaimana selama ini para staf dan crew British Airways telah melayani para penumpanag maskapai tersebut di seluruh dunia dengan ramah dan profesional. Para karyawan juga merasa bangga telah menjadi bagian penting dari perjlanan perusahaan yang telah berdiri101 tahun yang lalu. Para karyawan melalui video tersebut menyadari, keputusan PHK ini terjadi karena memang semata-mata dampak dari wabah Corona.



Menurut penjelasan IAG yang merupakan perusahaan induk dari British Airways, perusahaan perlu menerapkan program restrukturisasi hingga industri penerbangan kembali ke level normal seperti di awal tahun 2019. IAG juga memprediksi, dampa yang begitu besar dari wabah corona, akan butuh beberapa tahun sampai industri penerbangan kembali ke level sebelum virus ini mewabah. Baca juga : Mayday , Mayday, Industri Penerbangan Dunia Terancam Bangkrut

British Airways sendiri diketahui memiliki jumlah pekerja hingga saat ini, sebanyak 42.000 pegawai. Sebelumnya diberitakan, British Airways telah merumahkan sementara 4.500 pilot dan 16.000 awak kabin. Dalam video tersebut karyawan yang akan di PHK menyampaikan pesan yang menyentuh untuk British Airways dan juga para pelanggan setianya.

Dalam video tersebut karyawan yang akan di PHK menyampaikan pesan yang menyentuh untuk British Airways dan juga para pelanggan setianya.

We've been through a lot together

We've had our differences

But we are still family

In time of crisis we brought people back home

In time of crisis we brought medical supplies
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!