YouTube Live Morning Meeting MNC Sekuritas Senin Pukul 08.15 WIB: Tutup November 2020, ke Mana Arah IHSG?
Minggu, 29 November 2020 - 18:56 WIB
Foto/Ist
JAKARTA - Pada penutupan perdagangan Jumat lalu (27/11), indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak menguat 0,4% di level 5.783. Secara historis selama lima tahun terakhir, IHSG di bulan November 2020 cenderung memiliki return negatif dan secara rata-rata return IHSG tercatat sebesar -1,15%.
Menurut Senior Analyst MNC Sekuritas Herditya Wicaksana, ada beberapa katalis yang perlu dicermati untuk menghadapi market di hari Senin (30/11) mendatang. Pada pekan depan akan ada rilis data inflasi dari dalam negeri. Selain itu, tim Riset MNC Sekuritas mencermati adanya penguatan bursa Amerika setelah ditutup memperingati Thanksgiving kemarin. ( Baca juga:IHSG Berpeluang Tembus Benteng 6.000, Siapa Takut! )
IHSG juga akan dipengaruhi oleh menguatnya harga komoditas batubara dunia dan kenaikan harga minyak dunia, jelasnya.
“Secara teknikal, IHSG berpotensi untuk melanjutkan penguatannya, paling tidak untuk menguji area 5.820-5.900 sebagai area ekstensi dari wave v dari wave (v) dari wave [iii]. Namun, tetap waspadai akan adanya potensi koreksi pada IHSG yang mengarah ke area 5.650,” kata Didit, Minggu (29/11/2020).
Investor dapat mencermati beberapa saham pilihan dari tim Riset MNC Sekuritas:
1. TKIM: Buy on Weakness 7.250-7.400 dengan target pada 7.775 dan 8.000 dan stoploss di 7.075.
Menurut Senior Analyst MNC Sekuritas Herditya Wicaksana, ada beberapa katalis yang perlu dicermati untuk menghadapi market di hari Senin (30/11) mendatang. Pada pekan depan akan ada rilis data inflasi dari dalam negeri. Selain itu, tim Riset MNC Sekuritas mencermati adanya penguatan bursa Amerika setelah ditutup memperingati Thanksgiving kemarin. ( Baca juga:IHSG Berpeluang Tembus Benteng 6.000, Siapa Takut! )
IHSG juga akan dipengaruhi oleh menguatnya harga komoditas batubara dunia dan kenaikan harga minyak dunia, jelasnya.
“Secara teknikal, IHSG berpotensi untuk melanjutkan penguatannya, paling tidak untuk menguji area 5.820-5.900 sebagai area ekstensi dari wave v dari wave (v) dari wave [iii]. Namun, tetap waspadai akan adanya potensi koreksi pada IHSG yang mengarah ke area 5.650,” kata Didit, Minggu (29/11/2020).
Investor dapat mencermati beberapa saham pilihan dari tim Riset MNC Sekuritas:
1. TKIM: Buy on Weakness 7.250-7.400 dengan target pada 7.775 dan 8.000 dan stoploss di 7.075.
Lihat Juga :