Warga DKI Jakarta Mulai Jarang Nabung, Pertanda Apa?
Senin, 30 November 2020 - 12:30 WIB
Secara umum, giro mengalami perlambatan pertumbuhan dari 22,9% year on year (yoy) pada Oktober 2020. Baik dalam rupiah maupun valas, khususnya di wilayah DKI Jakarta, dan Jawa Tengah.
Sementara itu, tabungan tercatat melambat dari 11,4% pada September 2020 menjadi 11,2%. Laporan perlambatan ini disebabkan tabungan rupiah wilayah DKI Jakarta dan Jawa Tengah melambat.
(Baca Juga: Transaksi Open Banking Terus Meningkat Capai Rp70 Triliun )
"Di sisi lain simpanan berjangka masih mengalami peningkatan dari 7,0% pada September menjadi 8,7% yang bersumber dari simpanan berjangka di Jakarta dan Jawa Timur," jelasnya.
Sementara itu, tabungan tercatat melambat dari 11,4% pada September 2020 menjadi 11,2%. Laporan perlambatan ini disebabkan tabungan rupiah wilayah DKI Jakarta dan Jawa Tengah melambat.
(Baca Juga: Transaksi Open Banking Terus Meningkat Capai Rp70 Triliun )
"Di sisi lain simpanan berjangka masih mengalami peningkatan dari 7,0% pada September menjadi 8,7% yang bersumber dari simpanan berjangka di Jakarta dan Jawa Timur," jelasnya.
(akr)
Lihat Juga :