Kemenparekraf Eksplorasi Pulau Flores dengan Molas Trip

Selasa, 01 Desember 2020 - 18:12 WIB
Dia menjelaskan, Molas Trip diambil dari bahasa Suku Manggarai. Molas berarti cantik atau panggilan untuk anak perempuan yang cantik. Sebutan ini lazim digunakan sehari-hari oleh Suku Manggarai yang mendiami wilayah barat Pulau Flores.

Sedangkan Molas Trip sendiri berarti “Sebuah Perjalanan Cantik” atau melihat yang indah-indah. Pria yang biasa disapa Inspektur VJ itu menambahkan, Molas Trip menjadi upaya dalam menciptakan aktivitas wisata baru di Mainland (Flores). Selain itu, dengan Molas Trip diharapkan wisatawan tidak hanya terkonsentrasi di Taman Nasional Komodo.

“Ya, seharusnya Flores itu menyediakan banyak pilihan aktivitas wisata. Semakin banyak aktivitas wisata, maka akan semakin baik bagi ekonomi masyarakat Flores dan turut mengurangi beban daya dukung di Taman Nasional Komodo. Jadi wisatawan itu terdistribusi dan menyebar keseluruh Flores,” tambahnya.

Pada kegiatan ini, Dualsport Adv Indonesia bertugas merekomendasikan rute-rute baru untuk wisata bermotor di Pulau Flores. Rute yang direncanakan meliputi jalur utama trans flores seperti Labuan Bajo, Ruteng, Aimere, Bajawa, Ende sampai ke Moni-Kelimutu. Selanjutnya tim akan melambung ke utara untuk eksplorasi jalan-jalan di Kota Mbay, Riung, Pota, Reo dan ke Labuan Bajo melalui Rego.

(Baca Juga: Tiga Langkah Kemenparekraf Percepat Pemulihan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!