Pertamina Trans Kontinental-PMS Kolaborasi Pengangkutan FAME
Rabu, 02 Desember 2020 - 19:40 WIB
Nepos menegaskan, PTK akan memberikan pelayanan terbaik kepada PMS dalam memberikan pelayanan jasa pengangkutan FAME dari TUKS PT Wilmar Nabati Indonesia Gresik ke Dermaga Mirah Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya," ujarnya.
Nepos menambahkan, kerja sama ini tentunya tidak hanya memberikan keuntungan bagi PTK dan PMS, tetapi juga ikut membantu program pemerintah dalam hal penyediaan energi terbarukan, yakni bahan bakar nabati yang sedang diprioritaskan oleh pemerintah.
(Baca Juga: Dukung Energi Hijau, Produsen Biodiesel Terus Tingkatkan Kapasitas Produksi)
Terpisah, Direktur Operasi dan Komersial Pelindo III Putut Sri Muljanto menyebutkan, kebutuhan bioenergi Pertamina di terminal terpadu BBM Pelabuhan Tanjung Perak mencapai 44.500 kiloliter (KL) setiap bulan. Dalam perjanjian kerja sama tersebut Pelindo akan berkontribusi dalam menyiapkan instalasi pipa untuk distribusi bioenergi dari Terminal Mirah ke terminal terpadu BBM Pelabuhan Tanjung Perak.
Selama ini FAME sebagai bahan baku bioenergi milik Pertamina diangkut menggunakan truk tangki, jumlahnya mencapai 60 unit truk per hari, dari sisi logistik hal tersebut dinilai kurang efisien. Di mana, dalam dua hari hanya dapat mengangkut 3.000 KL. Namun dengan kerja sama ini satu kapal dapat mengangkut hingga 5.000 KL dalam 1-2 hari, tentunya ini lebih efisien bagi pemilik barang.
Nepos menambahkan, kerja sama ini tentunya tidak hanya memberikan keuntungan bagi PTK dan PMS, tetapi juga ikut membantu program pemerintah dalam hal penyediaan energi terbarukan, yakni bahan bakar nabati yang sedang diprioritaskan oleh pemerintah.
(Baca Juga: Dukung Energi Hijau, Produsen Biodiesel Terus Tingkatkan Kapasitas Produksi)
Terpisah, Direktur Operasi dan Komersial Pelindo III Putut Sri Muljanto menyebutkan, kebutuhan bioenergi Pertamina di terminal terpadu BBM Pelabuhan Tanjung Perak mencapai 44.500 kiloliter (KL) setiap bulan. Dalam perjanjian kerja sama tersebut Pelindo akan berkontribusi dalam menyiapkan instalasi pipa untuk distribusi bioenergi dari Terminal Mirah ke terminal terpadu BBM Pelabuhan Tanjung Perak.
Selama ini FAME sebagai bahan baku bioenergi milik Pertamina diangkut menggunakan truk tangki, jumlahnya mencapai 60 unit truk per hari, dari sisi logistik hal tersebut dinilai kurang efisien. Di mana, dalam dua hari hanya dapat mengangkut 3.000 KL. Namun dengan kerja sama ini satu kapal dapat mengangkut hingga 5.000 KL dalam 1-2 hari, tentunya ini lebih efisien bagi pemilik barang.
(fai)
Lihat Juga :