Teknologi Block Chain Bantu Penikmat Kopi Tak Salah Seruput

Kamis, 03 Desember 2020 - 00:23 WIB
“Pilot projek pertama kita (Emurgo dan Blue Korintji Coffee), yakni bekerja sama dengan salah satu kelompok tani Alam Korintji (ALKO) dalam bentuk pembinaan kepada petani, selain itu kami sudah melakukan kerja sama di Kintamani Bali sudah mulai memakai block chain teknologi,” jelas Shunsuke Murasaki, CEO Emurgo.

Emurgo meyakini manfaat besar akan dirasakan oleh petani-petani Indonesia, sebab melalui konsep block chain ini, setiap kopi yang diproduksi memiliki transparansi dan asal usul yang jelas sehingga memberikan dampak besar dalam harga jual ekspor. “Ke depannya keterbukaan akan keaslian produk menjadi sebuah tren di kalangan masyarakat di seluruh dunia. Jadi, apabila Indonesia tidak memulai saat ini, kemungkinan akan sulit bersaing di pasar global,” tegas Shunsuke. ( Baca juga:Soal PKPU, PT Sentul City Tbk Tetap Utamakan Penyelesaian Secara Musyawarah )

Oleh sebab itu, salah satu visi dan misi Emurgo dalam meningkatkan industri kopi di Indonesia adalah meningkatkan kredibilitas dan transparansi suatu produk kopi dalam menjaga industri yang berkelanjutan. Dengan mengusung value “preserving nature and empowering community”, Blue Korintji Coffee memberikan model yang bukan hanya sekedar mencari keuntungan namun memberikan dampak terhadap lingkungan sosial, khususnya pemberdayaan kepada petani-petani lokal di Indonesia.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!