Ngisi BBM Tertentu Bakal Dicatat Nomor Polisi Kendaraan, Nah Loh?
Senin, 07 Desember 2020 - 21:57 WIB
"Cara monitoring siapa yang beli solar JBT akan dicatat nopol-nya, sehingga akan ketahuan si A beli berapa, di mana, kapan, sebelum ada sistem ini tidak ada yang tahu, tidak ada alat yang bisa monitor," terangnya.
Pencatatan transaksi dalam JBT ini diperlukan untuk mengetahui besarnya volume yang disalurkan. Pasalnya, BPH Migas sudah mengendus adanya kebocoran dalam penyaluran BBM bersubsidi.
"Adanya digitalisasi SPBU ini kita akan mendapatkan informasi rinci, datanya berapa, sehingga bisa meminimalisir kebocoran penyaluran BBM," ujar Patuan Alfon, Direktur BBM BPH Migas .
(Baca Juga: Digitalisasi SPBU, Pengisian BBM Lebih Akurat )
Sayangnya, Alfon belum mau membeberkan data berapa potensi kebocoran tersebut. Namun, Ia meyakini dengan digitalisasi SPBU dapat mengurangi kebocoran BBM bersubsidi.
Pencatatan transaksi dalam JBT ini diperlukan untuk mengetahui besarnya volume yang disalurkan. Pasalnya, BPH Migas sudah mengendus adanya kebocoran dalam penyaluran BBM bersubsidi.
"Adanya digitalisasi SPBU ini kita akan mendapatkan informasi rinci, datanya berapa, sehingga bisa meminimalisir kebocoran penyaluran BBM," ujar Patuan Alfon, Direktur BBM BPH Migas .
(Baca Juga: Digitalisasi SPBU, Pengisian BBM Lebih Akurat )
Sayangnya, Alfon belum mau membeberkan data berapa potensi kebocoran tersebut. Namun, Ia meyakini dengan digitalisasi SPBU dapat mengurangi kebocoran BBM bersubsidi.
Lihat Juga :