Harga Rokok Tambah Mahal, Begini Reaksi Kocak Para Ahli Hisap

Kamis, 10 Desember 2020 - 18:00 WIB
Perokok lainnya bernama Egi berusia 28 tahun juga mengaku masih akan membeli rokok meskipun tarif cukai mengalami kenaikan. Menurutnya, selama harga rokok belum mencapai Rp130.000 seperti yang terjadi di luar negeri, dirinya masih akan membeli. "Masih, selama Sampoerna Mild belum Rp130.000 per bungkus harganya, kaya di luar negeri," ucapnya.

Baca Juga: Cukai Rokok Naik, Negara Kantongi Rp173,78 Triliun Tahun Depan

Sementara itu, perokok lainnya bernama Apri berusia 29 tahun mengaku tidak keberatan dengan kenaikan cukai dan harga rokok. Lagi pula, kenaikannya masih berada di batas normal dan masih terjangkau. "Gapapa, kalau naiknya Rp500 per bungkus enggak ada masalah," ucapnya.

(BACA JUGA : Selama Vaksinasi Sputnik, Warga Diminta Setop Minum Alkohol 2 Bulan )

Sebagai informasi, pemerintah menaikan tarif cukai rokok sebesar 12,5% pada tahun depan. Kenaikan yang akan dilakukan mulai Februari 2021 ini, diperkirakan akan berdampak pada kenaikan harga rokok.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!