Pandemi Belum Kelar, ASEAN Skills Competition Diundur hingga Tahun 2023
Kamis, 10 Desember 2020 - 21:01 WIB
Selain penundaan pelaksanaan kompetisi di tahun 2023, Ida juga menyampaikan bahwa proses pemusatan calon kompetitor ASC XIII juga diselesaikan. “Dengan berat hati seluruh proses pemusatan pelatihan pada 22 kejuruan yang selama ini berlangsung di 15 lokasi, juga harus segera kami selesaikan,” jelasnya.
Ida pun memberikan, apresiasi kepada Calon Kompetitor ASC XIII atas prestasi kerja kerasnya selama pemusatan pelatihan dalam rangka mempersiapkan diri berkompetisi mewakili Indonesia, dengan memberikan penghargaan berupa sertifikat juara, plakat, hadiah, serta sertifikat kompetensi yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
"Kami juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para pimpinan lembaga tempat pemusatan pelatihan dan para Expert yang sejak bulan Oktober 2019 lalu telah melakukan pembinaan teknis kepada Calon Kompetitor ASC XIII," katanya.
ASC atau World Skills ASEAN (WSA) merupakan kegiatan rutin di lingkup ASEAN yang diselenggarakan dua tahun sekali, bertujuan untuk meningkatkan kerja sama pelatihan, mempromosikan pendidikan dan pelatihan vokasi, serta meningkatkan kualitas tenaga kerja muda di kawasan ASEAN.
(Baca Juga: Penyerapan Tenaga Kerja Masih Terbatas, Awas Ledakan Pengangguran Tahun Depan )
Ida pun memberikan, apresiasi kepada Calon Kompetitor ASC XIII atas prestasi kerja kerasnya selama pemusatan pelatihan dalam rangka mempersiapkan diri berkompetisi mewakili Indonesia, dengan memberikan penghargaan berupa sertifikat juara, plakat, hadiah, serta sertifikat kompetensi yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
"Kami juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para pimpinan lembaga tempat pemusatan pelatihan dan para Expert yang sejak bulan Oktober 2019 lalu telah melakukan pembinaan teknis kepada Calon Kompetitor ASC XIII," katanya.
ASC atau World Skills ASEAN (WSA) merupakan kegiatan rutin di lingkup ASEAN yang diselenggarakan dua tahun sekali, bertujuan untuk meningkatkan kerja sama pelatihan, mempromosikan pendidikan dan pelatihan vokasi, serta meningkatkan kualitas tenaga kerja muda di kawasan ASEAN.
(Baca Juga: Penyerapan Tenaga Kerja Masih Terbatas, Awas Ledakan Pengangguran Tahun Depan )
Lihat Juga :