Bisa Jual 25 Juta Unit, China Pimpin Pemulihan Industri Otomotif Global
Jum'at, 11 Desember 2020 - 14:33 WIB
Penjualan kendaraan energi baru (NEVs) melonjak 105% menjadi 200.000 unit, kenaikan kelima bulan berturut-turut. NEV termasuk kendaraan listrik bertenaga baterai, plug-in bensin-listrik, dan kendaraan sel bahan bakar hidrogen.
(Baca Juga: Penjualan Mobil Listrik Ditargetkan Capai 20% di 2025)
Pembuat NEV seperti Nio Inc dan Xpeng Inc lokal serta perusahaan asing seperti Tesla Inc memperluas kapasitas manufaktur di China di mana pemerintah secara agresif mempromosikan kendaraan yang lebih ramah lingkungan untuk mengurangi polusi udara.
Ketika industri otomotif global terpukul keras oleh pandemi Covid-19, China menjadi secercah harapan bagi para produesn mobil, termasuk Volkswagen AG dan General Motors Co. Produsen mobil global termasuk Toyota Motor Corp dan Honda Motor Co Ltd telah memperkirakan keuntungan yang lebih tinggi dari lonjakan penjualan di China.
(Baca Juga: Penjualan Mobil Listrik Ditargetkan Capai 20% di 2025)
Pembuat NEV seperti Nio Inc dan Xpeng Inc lokal serta perusahaan asing seperti Tesla Inc memperluas kapasitas manufaktur di China di mana pemerintah secara agresif mempromosikan kendaraan yang lebih ramah lingkungan untuk mengurangi polusi udara.
Ketika industri otomotif global terpukul keras oleh pandemi Covid-19, China menjadi secercah harapan bagi para produesn mobil, termasuk Volkswagen AG dan General Motors Co. Produsen mobil global termasuk Toyota Motor Corp dan Honda Motor Co Ltd telah memperkirakan keuntungan yang lebih tinggi dari lonjakan penjualan di China.
(fai)
Lihat Juga :