Erick Thohir: Jangan Terjebak dengan Isu Asal Vaksin
Sabtu, 12 Desember 2020 - 13:50 WIB
Selain itu, dia menegaskan bahwa 1,2 juta unit vaksin Covid-19 dari Sinovac China sudah melibatkan BPOM dan MUI. Vaksin Sinovac sendiri sudah uji klinis tahap III di Bandung. ( Lihat juga:Diborong Negara Kaya, Negara Miskin Tidak Dapat Vaksin )
"Tinggal untuk disuntikkan, namun perlu penggunaan izin darurat atau emergency use authority karena salah satunya melihat hasil uji klinis yang ada di Brazil dan negara-negara lain yang berhasil, ditambah hasil uji klinis III di Bandung," jelasnya Erick.
Ia menambahkan, untuk tahap awal, vaksinasi akan dilakukan kepada tenaga kesehatan, personel TNI-Polri, dan pegawai pemerintahan. Namun, ia menekankan, vaksinasi ini tidak ada pemaksaan. ( Baca juga:Habib Rizieq Serahkan Diri, Polda Metro Ultimatum 5 Tersangka Lainnya )
"Kembali program vaksinasi ini tidak ada paksaan, tetapi pemerintah menargetkan 67% rakyat Indonesia tervaksinasi, karena harus menjadi herd immunity dan saling menjaga," tandasnya.
Meski begitu, Erick meminta agar pengadaan jenis vaksin Covid-19 haruslah dibarengi dengan keyakinan agar dapat menekan angka penularan dan jumlah kematian. Apalagi dengan adanya vaksin, diharapkan dapat membuat ekonomi nasional bergairah pada 2021.
"Tinggal untuk disuntikkan, namun perlu penggunaan izin darurat atau emergency use authority karena salah satunya melihat hasil uji klinis yang ada di Brazil dan negara-negara lain yang berhasil, ditambah hasil uji klinis III di Bandung," jelasnya Erick.
Ia menambahkan, untuk tahap awal, vaksinasi akan dilakukan kepada tenaga kesehatan, personel TNI-Polri, dan pegawai pemerintahan. Namun, ia menekankan, vaksinasi ini tidak ada pemaksaan. ( Baca juga:Habib Rizieq Serahkan Diri, Polda Metro Ultimatum 5 Tersangka Lainnya )
"Kembali program vaksinasi ini tidak ada paksaan, tetapi pemerintah menargetkan 67% rakyat Indonesia tervaksinasi, karena harus menjadi herd immunity dan saling menjaga," tandasnya.
Meski begitu, Erick meminta agar pengadaan jenis vaksin Covid-19 haruslah dibarengi dengan keyakinan agar dapat menekan angka penularan dan jumlah kematian. Apalagi dengan adanya vaksin, diharapkan dapat membuat ekonomi nasional bergairah pada 2021.
(uka)
Lihat Juga :