Gawat! Stok Gula Industri Menipis, Industri Mamin Bisa Meringis

Selasa, 15 Desember 2020 - 12:27 WIB
"Salah satu yang harus diambil adalah gula dari Brazil, tetapi perjalanannya membutuhkan waktu 1,5 hingga dua bulan. Belum negosiasi dari kapal, apalagi kondisi saat ini logistik bermasalah sehingga sangat sulit mendapatkan kapal karena kondisi pandemi. Ini mengkhawatirkan kami," ungkapnya.

Adhi meminta pemerintah untuk dapat segera berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait agar impor gula dapat segera diterbitkan. Menurut dia, pemerintah sudah merespons terkait stok gula industri yang sudah menipis ini, namun belum ada kesepakatan berapa jumlah izin impor gula.

"Ini tentunya menggembirakan karena kesepakatan sudah dibuat meskipun kami sendiri belum tahu berapa jumlahnya. Tetapi paling tidak kami sudah bisa mengamankan kebutuhan untuk tahun 2021 itu," jelasnya. ( Baca juga:Aksi Walk Out DPRD DKI, Netizen Riuh di Dunia Maya )

Dia mengakui, kebutuhan gula industri saat ini belum bisa dipenuhi dalam negeri karena produksi dari dalam negeri kebanyakan untuk gula konsumsi. Sementara industri membutuhkan gula dengan kualitas tertentu sesuai dengan kebutuhan industri.

"Tahun lalu dalam rakortas sudah menyetujui total kebutuhan gula industri sebesar 3,2 juta ton untuk tahun 2020. Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sudah merekomendasikan, termasuk izin impor tahun 2020 sudah dikeluarkan semua oleh Kemendag," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!