Ini Rekomendasi Bank Dunia untuk Ketahanan Pangan Indonesia

Kamis, 17 Desember 2020 - 13:42 WIB
Produktivitas, kata dia, harus bergeser dari fokus eksklusif pada peningkatan hasil ke peningkatan produktivitas tanaman dan ternak. Untuk diversifikasi, perlu transisi dari fokus pada tanaman pilihan ke arah budaya pertanian yang beragam yang menguntungkan semua petani.

(Baca juga:Ketahanan Pangan Terjaga Petani Sejahtera)

Sementara itu, untuk daya saing, harus beralih dari melindungi pasar domestik dengan pembatasan impor menjadi mendukung peningkatan daya saing pertanian, dan membuka pasar ekspor yang luas bagi produsen dalam negeri. “Kualitas belanja publik dalam sistem agrifood perlu ditingkatkan,” tambah Ralph.

Bank Dunia menyarankan agar subsidi pupuk dalam jumlah besar dikurangi secara bertahap. Sebaliknya, ini dapat diterapkan kembali untuk memperkuat layanan teknis dan peraturan yang sangat penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian, mengelola risiko terkait produksi, mengurangi jejak lingkungan pertanian, dan mempromosikan diversifikasi pertanian yang didorong oleh permintaan.

(Baca juga:Kerjasama Petani dan BUMN Perlu Diimplementasikan untuk Mempercepat Ketahanan Pangan)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!