Sah! Menteri Arifin Sandang Gelar Insinyur Profesional Utama
Selasa, 29 Desember 2020 - 12:18 WIB
Foto/SINDOnews
JAKARTA - Asosiasi Profesi Persatuan Insinyur Indonesia (PII ) ASEAN memberikan gelar Insinyur Profesional Utama (IPU) (Distinguished Honorary Fellow) kepada Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif . Penyematan dilakukan oleh Majelis Penilai Badan Kejuruan Teknik-Industri Persatuan Insinyur Indonesia (BKTI-PII).
Sementara itu, Menteri ESDM sendiri berharap, dengan pemberian gelar ini akan dapat memacu untuk berbuat lebih besar lagi demi kepentingan bangsa dan negara. ( Baca juga:Menteri Arifin Minta PNS di Lingkungan ESDM Taat Lapor Harta Kekayaan )
"Saya mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang tinggi atas perhatian yang diberikan PII. Ini merupakan suatu kehormatan buat saya dan saya berharap pemberian penghargaan ini juga bisa mendorong orang orang lain untuk menekuni profesinya masing-masing," ujar Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam keterangan tertulis, Selasa (29/12/2020).
Menurut Arifin, sumber daya manusia (SDM) merupakan sesuatu yang penting, karena SDM yang mumpuni banyak membantu pekerjaan sehingga harus menjadi suatu pemikiran dari PII agar bisa mendorong kader baru. Tujuannya, bisa menghasilkan suatu pengembangan penelitian yang menghasilkan output yang bermanfaat.
Sementara itu, Menteri ESDM sendiri berharap, dengan pemberian gelar ini akan dapat memacu untuk berbuat lebih besar lagi demi kepentingan bangsa dan negara. ( Baca juga:Menteri Arifin Minta PNS di Lingkungan ESDM Taat Lapor Harta Kekayaan )
"Saya mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang tinggi atas perhatian yang diberikan PII. Ini merupakan suatu kehormatan buat saya dan saya berharap pemberian penghargaan ini juga bisa mendorong orang orang lain untuk menekuni profesinya masing-masing," ujar Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam keterangan tertulis, Selasa (29/12/2020).
Menurut Arifin, sumber daya manusia (SDM) merupakan sesuatu yang penting, karena SDM yang mumpuni banyak membantu pekerjaan sehingga harus menjadi suatu pemikiran dari PII agar bisa mendorong kader baru. Tujuannya, bisa menghasilkan suatu pengembangan penelitian yang menghasilkan output yang bermanfaat.
Lihat Juga :