Kabar Baik! Pelaku Bisnis Wisata Bakal Diberikan Kredit Murah

Selasa, 29 Desember 2020 - 19:49 WIB
Menurut Rosan, pemerintah daerah memang juga telah memberikan usulan kepada pemerintah. Salah satunya terkait jangka waktu pengembalian kredit seperti Provinsi Bali yang meminta agar jangka waktu pengembalian sampai 10 tahun. "Tapi memang secara keseluruhan, tapi memang untuk pariwisata ada usulan dari Pemerintah Daerah (Pemda), misal Bali misal sampai 10 tahun cicilan itu dilihat dari kontribusi pajak yang selama ini mereka sudah kita kaji yang di PEN," jelasnya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan, pihaknya sepakat dengan usulan tersebut. Kemenparekraf sendiri juga tengah mengupayakan adanya penambahan anggaran dana hibah pariwisata pada tahun depan agar subsektor penerimanya bisa lebih luas termasuk juga kredit modal usaha. "Tadi ada yang mengajukan dan saya sepakat tadi yang diperjuangkan mungkin pak Ketua Umum Kadin (Rosan Roeslani) yang bisa menjelaskan," ucap Sandi.

Baca Juga: Minta Saran Genjot Industri Pariwisata, Sandiaga Uno Sowan Kadin

Sementara itu, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesodibjo mengatakan, pemerintah memang sedang mengkaji salah satu program yakni mengenai pinjaman modal untuk pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Wacana ini diusulkan oleh Gubernur Bali, ketika Menparekraf melakukan kunjungan kerja ke pulau dewata beberapa waktu lalu.

"Yang tadi sempat dimention oleh mas Sandi dalam kunjungan kerjanya ke Bali ini Gubernur Bali sempat mengusulkan juga pinjaman modal untuk parekraf. Ini yang sedang dikaji. Secara internal juga mendalami itu, apakah kemungkinan-kemungkinan itu bisa dijalankan," jelasnya
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!