Bos BI Minta Ekonomi Syariah Harus Berbasis Link and Match

Rabu, 30 Desember 2020 - 01:12 WIB
"Program link and match diharapkan dapat memastikan lulusan perguruan tinggi memiliki keahlian dan keterampilan baik secara teoritis maupun praktis sesuai dengan bidang ilmu yang ditekuni dan bidang kerja yang akan dimasuki," kata Perry dalam video virtual.

Hal ini sejalan dengan Program SDM Unggul-Indonesia Maju yang dicanangkan Presiden Joko Widodo. Sumber Daya Insani (SDI) yang memiliki kompetensi tinggi, beradaptasi terhadap perubahan dan tantangan, serta berpikir kreatif merupakan faktor utama yang sangat dibutuhkan untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan Islam.

(Baca Juga: Catatan Wapres Ma'ruf Amin Soal Pendidikan Ekonomi dan Keuangan Syariah )

IAEI yang terdiri dari akademisi, praktisi dan regulator diharapkan dapat bersinergi dalam mengembangkan aksi bersama dengan menyelenggarakan kajian melalui forum ilmiah dan riset yang diharapkan dapat lebihmemperkenalkan sistem ekonomi Islam kepada masyarakat luas.

"IAEI juga berkomitmen untuk menjalankan kerjasama berbasis link and match antara regulator, sektor pendidikan dan industri yang mencakup pengembangan dosen, kurikulum, penelitian, pengabdian masyarakat, praktik kerja lapangan dalam rangka penguatan SDM ekonomi dan keuangan Islam di Indonesia," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!