Catatan Wapres Ma'ruf Amin Soal Pendidikan Ekonomi dan Keuangan Syariah
Selasa, 29 Desember 2020 - 18:10 WIB
loading...
Wapres Maruf Amin menilai, pemerintah masih harus bekerja keras untuk meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM). Utamanya dalam bidang keuangan dan ekonomi syariah. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menilai, pemerintah masih harus bekerja keras untuk meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) . Utamanya dalam bidang keuangan dan ekonomi syariah .
Pasalnya, berdasarkan laporan Islamic Finance Development Indicator tahun 2020, Indonesia tercatat sebagai negara terbanyak dalam penyelenggara pendidikan ekonomi dan keuangan syariah.
"Kualitas pendidikan program studi rumpun ekonomi dan keuangan syariah masih perlu diperbaiki," ujar Wapres dalam video virtual, Selasa (29/12/2020).
(Baca Juga: Berkah, Peringkat Keuangan Syariah Indonesia Terus Menanjak )
Kata dia, sekitar 800 program studi ekonomi dan keuangan syariah, baru sebagian kecil program studi yang terakreditasi dan banyak yang sama sekali belum terakreditasi. Dari segi peningkatan kualitas kompetensi keahlian profesi, jumlah lembaga sertifikasi profesi ekonomi dan keuangan syariah juga belum memadai dari sisi kebutuhannya.
Pasalnya, berdasarkan laporan Islamic Finance Development Indicator tahun 2020, Indonesia tercatat sebagai negara terbanyak dalam penyelenggara pendidikan ekonomi dan keuangan syariah.
"Kualitas pendidikan program studi rumpun ekonomi dan keuangan syariah masih perlu diperbaiki," ujar Wapres dalam video virtual, Selasa (29/12/2020).
(Baca Juga: Berkah, Peringkat Keuangan Syariah Indonesia Terus Menanjak )
Kata dia, sekitar 800 program studi ekonomi dan keuangan syariah, baru sebagian kecil program studi yang terakreditasi dan banyak yang sama sekali belum terakreditasi. Dari segi peningkatan kualitas kompetensi keahlian profesi, jumlah lembaga sertifikasi profesi ekonomi dan keuangan syariah juga belum memadai dari sisi kebutuhannya.
Lihat Juga :