Gojek dan Tokopedia Mau Merger, Begini Komentar KPPU

Selasa, 05 Januari 2021 - 19:48 WIB
Dia mengatakan pada dasarnya KPPU melihat sebuah merger punya potensi melanggar aturan larangan praktik monopoli atau tidak tentu setelah melalui proses penilaian. "Ini dilakukan setelah pihak bermerger melaksanakan kewajiban notifikasi pasca-mereka merger," jelasnya.

Sebelumnya ditulis Bloomberg, Gojek dan Tokopedia telah mempertimbangkan potensi merger sejak 2018. Rencana ini dipercepat karena rencana merger lain antara Gojek dan Grab sedang macet. ( Baca juga:Satgas Tegaskan Presiden Jokowi Divaksin Setelah Izin BPOM Keluar )

Kabarnya, CEO Grab Anthony Tan terus menolak tekanan dari Masayoshi Son dari SoftBank Group Corp untuk menyerahkan sebagian kendali dalam entitas gabungan dengan Gojek. Masayoshi kini mendukung rencana merger Gojek dan Tokopedia.

Perlu diketahui, baik Gojek maupun Tokopedia sudah memiliki investor yang sama, termasuk Google, Temasek Holdings Pte, dan Sequoia Capital India.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!