Demi Sejarah, Erick Meminta Relief Sarinah Direstorasi

Jum'at, 15 Januari 2021 - 15:57 WIB
Relief ini menurut catatan beberapa ahli sejarah, dan seni rupa nasional, dibuat oleh kelompok seniman Yogyakarta pada masa konstruksi (1962-1966) yang menampilkan para penjaja dan pelapak yang melambangkan perjuangan rakyat kecil mencari nafkah. Menurut catatan, pencipta tahu pembuatan relief ini adalah kelompok pematung dan pelukis dari Yogyakarta.

Sejarah Sarimah yang pada tahun 80an pernah terbakar di pelebaran koridor pengunjung membuat relief ini dipindahkan dan disimpan di lantai dasar. Berkenaan dengan transfornamasi dan renovasi Gedung Sarinah maka relief ini akan direstorasi dan dipamerkan saat pemugaran usai dan Sarinah beroperasi kembali.

Siapa arsitek atau desainer patung ini masih ditelusuri oleh Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) juga blue print atau cetak birunya, karena penting untuk pekerjaan restorasi. Secara berkala, Sarinah akan melaporkan progress pemugaran dan transformasi bisnis kepada publik.

Sementara itu, menurut Asikin, salah seorang tokoh dan anggota TACB karya seni ini ukurannya sangat epik serta gigantik. Bahkan pada saat dibuat sudah menggunakan teknologi pengecoran panel tunggal modern. ( Baca juga:Liverpool Bakal Gugup Hadapi Manchester United )

Demikian pula saat Sarinah dibangun sebagai perwujudan modernisasi yang pada masanya adalah mercusuar kebangkitan ekonomi bangsa yang unggul yang berpihak pada ekonomi rakyat, yang istilah saat ini adalah UMKM. "Relief ini juga terus mengingatkan amanah Sarinah untuk membesarkan mereka," ujar Asikin.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!