BLT Dana Desa Mau Cair, Sri Mulyani Colek Risma Soal Update Data
Selasa, 19 Januari 2021 - 17:21 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, BLT Dana Desa ini targetnya untuk masyarakat desa yang belum mendapatkan bantuan sosial (bansos) dari pusat dan daerah. Foto/Dok
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan akan segera menyalurkan bantuan langsung tunai (blt) pada masyarakat desa. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, BLT Dana Desa ini targetnya untuk masyarakat desa yang belum mendapatkan bantuan sosial (bansos) dari pusat dan daerah.
Untuk itu Kementerian Sosial (Kemensos) yang digawangi oleh Sosial Tri Rismaharini (Risma) agar memperbaiki data penerima BLT untuk masyarakat desa.
Baca Juga: Simak Baik-baik Kata Menkeu, Ini Kategori Masyarakat Penerima BLT Dana Desa "Data, yang perlu kita perbaiki. Seperti Kementerian Sosial harus melakukan perbaikan data seiring pelaksanaan bansos dan kita melihat ada yang berapa yang dapat program keluarga harapan (pkh) dan berapa yang sembako, BLT Jabodetabek maupun non Jabodetabek dan memberikan dana desa agar kemensos mendapatkan data update," kata Menkeu Sri Mulyani dalam video virtual, Selasa (19/1/2021).
Kata Sri Mulyani, penerimaan BLT ini banyak datanya enggak update. Jadi terang dia, saat ini sedang difokuskan update Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) secara berjenjang dan bertahap.
Untuk itu Kementerian Sosial (Kemensos) yang digawangi oleh Sosial Tri Rismaharini (Risma) agar memperbaiki data penerima BLT untuk masyarakat desa.
Baca Juga: Simak Baik-baik Kata Menkeu, Ini Kategori Masyarakat Penerima BLT Dana Desa "Data, yang perlu kita perbaiki. Seperti Kementerian Sosial harus melakukan perbaikan data seiring pelaksanaan bansos dan kita melihat ada yang berapa yang dapat program keluarga harapan (pkh) dan berapa yang sembako, BLT Jabodetabek maupun non Jabodetabek dan memberikan dana desa agar kemensos mendapatkan data update," kata Menkeu Sri Mulyani dalam video virtual, Selasa (19/1/2021).
Kata Sri Mulyani, penerimaan BLT ini banyak datanya enggak update. Jadi terang dia, saat ini sedang difokuskan update Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) secara berjenjang dan bertahap.
Lihat Juga :