Indonesia Belum Beranjak dari Energi Fosil

Selasa, 26 Januari 2021 - 08:02 WIB

Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa mengatakan, pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 seharusnya dapat diselaraskan dengan pembangunan rendah karbon.

"Pembangunan energi terbarukan di Indonesia tahun 2020 belum menjadi prioritas. Pembangkit energi terbarukan hanya bertambah sebesar 187,5 MW," ujarnya pada konferensi pers secara virtual.

Baca juga : Duka Nabi Isa Tatkala Hari Kiamat Diceritakan di Depannya

Pemerintah juga tetap merencanakan untuk melanjutkan pengembangan industri hilir batu bara dengan sembilan usulan insentif yang dibahas di tiga kementerian yang berbeda. Padahal inisiatif tersebut berpotensi menjadi beban anggaran pemerintah seiring dengan risiko proyek hilirisasi batubara yang tinggi dan semakin terbatasnya investasi sektor batubara.

Baca Juga: Pelan-Pelan, Menteri ESDM Mau Tinggalkan Energi Fosil
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!