Harga Minyak Mentah Dunia Tergelincir di Tengah Peningkatan Kasus Covid-19

Kamis, 28 Januari 2021 - 11:38 WIB
Pasar telah mendapatkan dukungan pada awal pekan ini, usai secara mengejutkan terjadi penurunan besar dalam persediaan minyak mentah AS untuk periode seminggu hingga 22 Januari. Persediaan minyak turun 9,9 juta barel, yang terbanyak sejak Juli atau ke posisi terendah sejak Maret, ucap Administrasi Informasi Energi.

Persediaan bahan bakar naik dan stok hasil penyulingan menurun di tengah kilang yang melambat. Tetapi saat ini perhatian teralihkan kepada kekhawatiran atas meningkatnya infeksi COVID-19 dengan mutasi baru.

Baca Juga: Permintaan Minyak Global Diprediksi Naik 7% Tahun Ini


Inggris dalam situasi lockdown sejak 4 Januari, dimana mereka mengharuskan orang-orang yang tiba dari negara-negara berisiko tinggi COVID-19 untuk karantina selama 10 hari. Ditambah melarang perjalanan keluar kota, kecuali dengan alasan yang luar biasa.

Lebih memprihatinkan adalah China yang tengah menghadapi kenaikan kasus baru Covid-19, menjelang musim mudik terbesar tahun ini jelang Imlek. Kementerian Transportasi Tiongkok telah memperkirakan jumlah perjalanan akan naik 15% dari tahun lalu, ketika virus itu berkecamuk, tetapi turun 40% dari 2019.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!